Perbedaan Antara Fine dan Penalty

Fine [denda] vs. Penalty [penalti]

Penerjemah Inggris – Indonesia seringkali dibingungkan dengan kedua istilah ini. Sebenarnya mengidentifikasi perbedaan antara Fine [denda] dan Penalty [penalti] tidaklah terlalu rumit. Meskipun kadang digunakan dengan arti yang sama, namun keduanya bukan satu istilah yang sama. Fine berarti sesuatu yang khusus, sementara penalty sifatnya lebih umum dan dengan demikian dapat mencakup sejumlah hal. Coba kita lihat definisi masing-masing sebelum memisahkan dua istilah ini.

Apa itu Fine?

Fine mengacu pada pembebanan uang atau pengenaan pembayaran kepada seseorang yang dinyatakan bersalah atas tindak pidana atau pelanggaran dengan tingkat yang ringan. Fine paling banyak digunakan dalam konteks hukum pidana di mana pengadilan akan menjatuhi seseorang yang dinyatakan bersalah karena tindak pidana dengan mengenakan fine. Pengadilan akan menjatuhkan putusan fine tergantung pada sifat kasus dan tindak pidana yang dilakukan. Demikian juga, pengadilan akan menentukan jumlah fine tergantung pada jenis tindak pidana dan keparahannya. Misalnya, jika seseorang ditemukan bersalah karena melakukan pencurian atau penipuan, pengadilan dapat menjatuhkan hukuman penjara kepada orang itu serta mengenakan pembayaran fine. Oleh karena itu, fine dapat dikenakan selain penjara, hukuman percobaan, pelayanan masyarakat, atau bentuk hukuman lainnya. Konsep fine sering kali ditemukan dalam pelanggaran terkait lalu lintas kendaraan bermotor di mana orang membayar Fine sebagai akibat dari melanggar satu hukum lalu lintas atau lebih. Contohnya termasuk melampaui batas kecepatan atau berkendara dalam pengaruh alkohol. Dengan demikian, Fine adalah hukuman uang yang dikenakan kepada seseorang yang dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindak pidana.

tilang

Melampaui batas kecepatan mengakibatkan dikenakannya fine

Apa itu Penalty?

Seperti yang dikemukakan sebelumnya, penalty adalah istilah umum dan mengacu pada hukuman. Hukuman ini bisa berbentuk apa saja, termasuk pembayaran fine. Jadi, fine masuk dalam definisi penalty. Dalam hukum, penalty didefinisikan sebagai tindakan hukuman yang dikenakan oleh hukum karena pelaksanaan suatu tindakan atau tidak dilaksanakannya tindakan tertentu. Penalty dapat ditemukan dalam hukum perdata dan pidana, dan mencakup bentuk hukuman uang maupun fisik. Namun, dalam percakapan biasa, penalty sering kali digunakan dengan mengacu pada hukuman finansial atau keuangan. Selain fine, penalty juga mengacu pada bentuk hukuman lain seperti penjara. Secara khusus, penalty dikenakan kepada orang yang melanggar hukum. Dalam konteks hukum perdata, penalty dapat dikenakan sehubungan dengan kontrak. Jadi, jika salah satu pihak gagal melaksanakan ketentuan dalam kontrak, seperti jika kontrak belum diselesaikan pada tanggal yang disepakati atau jumlah tertentu belum dibayarkan pada tanggal tertentu, maka akan dikenakan penalty. Penalty tersebut dapat berupa beban tambahan atau kerugian setara, yang akan dibayarkan jika terjadi wanprestasi. Dalam contoh hukum pidana tertentu, penalty juga dapat berbentuk penyitaan harta benda sebagaimana diputuskan oleh pengadilan. Jadi, orang yang dinyatakan bersalah karena melakukan pelanggaran akan kehilangan hak dan kepentingannya dalam harta benda tersebut sebagaimana ditetapkan oleh pengadilan.

penalti

Tidak mengikuti ketentuan dalam kontrak mengakibatkan dikenakannya penalty

Apa perbedaan antara Fine dan Penalty?

Perbedaan antara Fine dan Penalty cukup sederhana untuk diidentifikasi. Fine masuk dalam bidang penalty dan dengan demikian merupakan satu jenis penalty atau hukuman.

  • Definisi Fine dan Penalty:
  • Fine mengacu pada pembebanan uang atau pengenaan pembayaran kepada seseorang yang dinyatakan bersalah karena telah melakukan tindak pidana atau pelanggaran ringan.
  • Penalty mengacu pada tindakan hukuman yang dikenakan oleh hukum karena pelaksanaan suatu tindakan atau tidak dilaksanakannya tindakan tertentu.
  • Konsep Fine dan Penalty:
  • Pengadilan akan menentukan jumlah fine tergantung pada jenis tindak pidana dan keparahannya. Fine dapat dikenakan selain penjara, hukuman percobaan, pelayanan masyarakat, atau jenis hukuman lainnya.
  • Penalty termasuk fine, penjara, dan bentuk hukuman lainnya. Secara khusus, penalty dikenakan kepada orang yang melanggar hukum. Dalam konteks hukum perdata, penalty dapat dikenakan sehubungan dengan kontrak. Jadi, jika salah satu pihak gagal melaksanakan ketentuan dalam kontrak, seperti jika kontrak belum diselesaikan pada tanggal yang disepakati atau jumlah tertentu belum dibayarkan pada tanggal tertentu, maka akan dikenakan penalty.
  • Penerapan:
  • Fine paling banyak digunakan dalam konteks hukum pidana di mana pengadilan hukum akan menghukum seseorang yang dinyatakan bersalah atas tindak pidana dengan mengenakan fine.
  • Penalty dapat ditemukan dalam hukum perdata maupun pidana, dan mencakup bentuk hukuman uang maupun fisik. Namun, penalty secara umum digunakan dengan mengacu pada hukuman finansial atau keuangan.
  • Contoh Fine dan Penalty:
  • Contoh fine termasuk melampaui batas kecepatan atau berkendara di bawah pengaruh alkohol.
  • Contoh penalty termasuk pembayaran beban tambahan jika salah satu pihak gagal melaksanakan ketentuan dalam kontrak, atau pembayaran fine.

Sumber: differencebetween.com